Asrofi – Blogger Semarang

Blogger Kendal Semarang Jawa Tengah

Buang Air Kecil Yang Sehat

Hello,  maaf sepertinya note saya kali ini judulnya agak nyeleneh…

begini…

Malam ini saya ga tidur karena siangnya udah tidur lama, seperti biasa melek di malam hari pasti ngalamin yang namanya kudu ke kamar mandi untuk pipis terutama kalau tinggal di pegunungan kayak saya ini (saya tingal di pegunungan Sukorejo kab. Kendal).

Apa yang mau saya ceritakan hubungannya degan pipis ini?

Buat orang yang beragama kayak saya setelah pipis memang diharuskan membersihkan dengan air tidak boleh dengan kertas atau tisu, kecuali kepepet ga ada air sama sekali (mungkin agama lain juga mengharuskan hal yang sama) itu sebabnya saya lepas celana di kamar mandi.. haha.. takut kena kotoran air kencing :D .. habis itu lagnsung di-elap pakai handuk dan kembali ke meja komputer.. hihi

Ooops.. malem ini ga cukup segitu, ada yang aneh malam ini di diri saya entah kenapa kok saya tiba-tiba inisiatip sekalian wudhu, tanggung kan? udah basah, sekalian aja wudhu, habis itu langsung juga sunah.. yang tidak diwajibkan..harusnya begini tuh tiap hari.. tapi kenapa jarang sekali ya punya inisiatip begini… ya begitulah katanya iman itu suka bertambah dan berkurang.. hohoho.. asal jangan sampai ilang aja ya?? hihihi..

islam memang menyuruh umatnya sembahyang kapan saja.. tapi tidak dipaksa terus2an tar ga bisa cari makan.. yang diwajibkan cuman 5 kali aja.. Siapa sih yang ga pingin ketemu kekasihnya tiap detik? Tuhan tuh sayang banget sam kita2 Tuhan pingin kita nemui Dia tiap detiiknya, sayangnya kita sering melupakanNya…. huhu.

Nah saya pikir yang baik tuh seperti yang di atas itu, buang air itu mengingatkan kita kepada Tuhan, setelah semuanya kita masukkan ke perut kita Tuhan juga udah membuat sistem di tubuh kita untuk mengeluarkannya juga.. coba kalo air kencing sama kotoran2 kita ga mau keluar? hayoo… takuutt.

Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam

Menteri Dalam Negeri Jerman Wolfgang Schrauber mengatakan, pihaknya menyerukan dan akan mengusahakan pengakuan negara Jerman terhadap agama Islam sebagai agama resmi negara, serta memberikan hak-hak kepada organisasi-organisasi Islam di negeri itu setara dengan organisasi Gereja Katolik dan Protestan.

Menteri Schrauber juga menyampaikan permohonan maafnya kepada umat Islam Jerman karena pihaknya luput mengundang perwakilan dari pihak Muslim Jerman untuk mengikuti perayaan 60 tahun didirikannya Jerman Modern dan disahkannya Undang-undang negera tersebut, yang digelar pada hari Selasa (23/6) kemarin.

Schrauber menegaskan, dirinya berharap keluputan tersebut tidak akan terulang kembali di masa-masa mendatang.

Dalam wawancaranya dengan salah satu surat kabar yang terbit di Berlin pada Rabu (24/6) kemarin, Schrauber menyatakan jika berkurangnya undang-undang yang dipandang diskriminatif terhadap Islam dan berkurangnya animo penolakan masyarakat terhadap keberadaan Islam dan rumah ibadahnya di Jerman menunjukan kian terkikisnya Islamopobhia dalam masyarakat Jerman.

Meski kini dipimpin oleh Kanselir dari sayap kanan Kristen, namun Jerman terbilang sebagai negara Barat-Eropa yang paling giat mengkampanyekan dialog antara peradaban Jerman-Islam. (L2/db)

diambil sepenuhnya dari “http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-.htm”