<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asrofi - Blogger Semarang &#187; islam</title>
	<atom:link href="http://asrofi.web.id/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://asrofi.web.id</link>
	<description>Blogger Kendal Semarang Jawa Tengah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 16:48:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini</title>
		<link>http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/</link>
		<comments>http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 18:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asrofi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<category><![CDATA[rasul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asrofi.web.id/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/' addthis:title='Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Saya percaya dunia ini diciptakan oleh sesuatu yang satu (Tuhan). Saya menyadari bahwa Tuhan menciptakan dunia dan seisinya ini dengan sebuah maksud. Saya, bagian dari apa yang diciptakan Tuhan di dunia ini punya kesempatan, kebebasan untuk melakukan apa saja. Saya memilih untuk melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan, karena saya bagian dari maksud penciptaan Tuhan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/' addthis:title='Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><ol>
<li>Saya percaya dunia ini diciptakan oleh sesuatu yang satu (Tuhan).</li>
<li>Saya menyadari bahwa Tuhan menciptakan dunia dan seisinya ini dengan sebuah maksud.</li>
<li>Saya, bagian dari apa yang diciptakan Tuhan di dunia ini punya kesempatan, kebebasan untuk melakukan apa saja.</li>
<li>Saya memilih untuk melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan, karena saya bagian dari maksud penciptaan Tuhan.</li>
<li> Saya yakin jika Tuhan menghendaki berkomunikasi secara langsung dengan saya bisa saja, tapi yang saya percayai Tuhan hanya memilih beberapa orang tertentu untuk berkomunikasi secara langsung, kami menyebutnya Nabi dan Rasul.</li>
<li>Saya mempercayai Ada beberapa Nabi dan Rasul yang sudah mendapatkan kesempatan berkomunikasi dengan Tuhan, tidak sedikit,  beberapa yang mungkin dikenal oleh banyak orang diantaranya Musa, Ibrahim, Isa dan <a href="http://asrofi.web.id/tag/muhammad/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Muhammad">Muhammad</a>.</li>
<li>Saya mempercayai Muhammad (lahir 20 April tahun 571 M) adalah Nabi terakhir.</li>
<li>Nabi Muhammad meninggal 8 Juni 632 M, tentunya saya tidak pernah ketemu beliau, terus kalau saya tidak pernah ketemu beliau bagaimana saya dapat tahu pesan-pesan Tuhan yang disampaikan lewat beliau?</li>
<li>Pesan Tuhan yang disampaikan kepada Muhammad ini diingat oleh teman dan kerabat beliau, dari mulut ke mulut, kemudian dibukukan juga, pesan Tuhan ada yang khusus yang disebut Alquran, akan tetapi ada juga komunikasi Muhammad dengan Tuhan yang tidak masuk dalam Alquran.</li>
<li>Muhammad komunikasi langsung dengan Tuhan, sehingga tidak mungkin beliau berbuat salah, karena setiap kali beliau salah pasti ditegur Tuhan. Itu sebabnya apapun yang dia katakan ataupun apapun yang dia lakukan saya dapat mengikutinya tanpa ragu, karena ini pasti sesuatu yang sudah dibenarkan oleh Tuhan.</li>
<li>Kata-kata Muhammad dan perbuatan Muhammad dapat kita ketahui dari mulut ke mulut oleh sahabat dan keluarga beliau, akan tetapi tentunya yang boleh kita percaya yang diriwayatkan oleh orang-orang yang dapat dipercaya.</li>
<li>Ada beberapa beberapa intelektual <a href="http://asrofi.web.id/tag/muslim/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with muslim">muslim</a> jaman dulu yang mengumpulkan riwayat-riwayat yang bisa dipercaya ini, diantaranya Bukhori, Muslim, Nasai, Ahmad dan lain-lain. Ada beberapa buku riwayat ini yang dikenal diantaranya Kitab Hadist Sembilan Imam (Kutubut Tis&#8217;ah)</li>
<li>Kabar gembira, Kitab Hadist 9 Imam ini sekarang sudah dibuat versi digitalnya, sehingga memudahkan kita untuk akses riwayat-riwayat Muhammad ini. Jika anda tertarik silakan membelinya <a href="http://lidwa.com/?aid=asrofi"><strong>di sini</strong></a>.</li>
</ol>
<h2  class="related_post_title">Artikel Lain</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/" title="Buang Air Kecil Yang Sehat">Buang Air Kecil Yang Sehat</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/" title="Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji">Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/" title="Kamera Obscura yang Mengubah Dunia">Kamera Obscura yang Mengubah Dunia</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/" title="Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam">Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam</a></li></ul>
	Tags: <a href="http://asrofi.web.id/tag/agama/" title="Agama" rel="tag">Agama</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" title="islam" rel="tag">islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/muhammad/" title="Muhammad" rel="tag">Muhammad</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/muslim/" title="muslim" rel="tag">muslim</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/nabi/" title="nabi" rel="tag">nabi</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/rasul/" title="rasul" rel="tag">rasul</a><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji</title>
		<link>http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/</link>
		<comments>http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 22:40:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asrofi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Social]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[khusnuzhon]]></category>
		<category><![CDATA[positive thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asrofi.web.id/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/' addthis:title='Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Dari Email Yusuf Iskandar&#8217; di Mailinglist Kendal Online &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Suatu ketika saya hendak kembali ke Jogja dari Bandung dan berencana naik kereta api Malabar yang berangkat dari Stasiun Hall Bandung jam 15:30. Rupanya hari itu saya keasyikan melewatkan waktu siang ditambah dengan lalu lintas kota yang cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/' addthis:title='Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p>Dari Email Yusuf Iskandar&#8217; di <a href="http://groups.yahoo.com/group/kendal-online">Mailinglist Kendal Online</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Suatu ketika saya hendak kembali ke Jogja dari Bandung dan berencana naik kereta api Malabar yang berangkat dari Stasiun Hall Bandung jam 15:30. Rupanya hari itu saya keasyikan melewatkan waktu siang ditambah dengan lalu lintas kota yang cukup padat, sehingga terlambat tiba di stasiun. Sebagai gantinya saya mencari karcis kereta jam-jam sesudahnya, karena sebelumnya saya sempat menilpun call centre katanya tiket masih banyak. Ternyata sore itu semua tiket kereta menuju arah timur untuk hari itu sudah habis. Mencoba menghubungi agen travel sebagai alternatif ternyata juga sudah tidak tersedia perjalanan hari itu.</p>
<p>Saya memutuskan untuk menginap semalam di Bandung dan pulang ke Jogja dengan kereta besok paginya. Sementara saya dheleg-dheleg (terbengong-bengong) karena harus menunda kepulangan ke Jogja, mampirlah saya ke mushola yang ada di ujung kiri stasiun, untuk sholat Dzuhur wal-Ashar, sambil berdoa agar pikiran tidak kemrungsung dan semoga ada pencerahan. (Jadi kalau lain kali Anda dheleg-dheleg, dimanapun Anda berada, mampirlah ke mushola atau masjid terdekat. Insya Allah akan menemukan hikmahnya. Tapi ya sholat, jangan hanya pindah dheleg-dheleg).</p>
<p>Usai sholat saya sempatkan mengobrol dengan penjaga mushola yang ternyata orangnya beda dengan yang pernah saya jumpai beberapa bulan sebelumnya. Dari obrolan dengan penjaga mushola yang belakangan saya ketahui bernama pak Syahroni itu saya ditanya : &#8220;Tadi tidak ada orang yang nawarin tiket?&#8221;. Saya langsung paham apa yang dimaksud, pasti beli tiket ke calo. Sejenak kemudian saya pamit kepada pak Syahroni sambil menitipkan tas. Saya hendak melihat-lihat ke bagian penjualan tiket di stasiun siapa tahu dapat inspirasi.</p>
<p>Benar juga. Saya dihampiri seorang bapak tua yang katanya bisa mengusahakan tiket ke Jogja malam itu. Tapi harga tiketnya Rp 100.000,- lebih mahal di atas harga loket. Tanpa pikir panjang langsung saya setujui, ketimbang harus menginap semalam di Bandung. Akhirnya saya berhasil mendapatkan tiket KA Lodaya keberangkatan jam 8 malam, dengan harga calo tentu saja.</p>
<p>Menunggu waktu keberangkatan malam harinya, sore itu saya memiliki banyak waktu luang yang kemudian saya habiskan untuk mengobrol dengan pak Syahroni sang penjaga mushola. Rupanya pembicaraan semakin mengasyikkan dan akrab. Bahkan pak Syahroni yang tidak punya pekerjaan tetap selain mengurusi mushola stasiun itu menawari saya untuk dipesankan minuman ke kedai di dekat situ, juga menawari akan dibelikan rokok. Tentu saja, yang pertama saya setujui tapi yang kedua saya tolak. Tak terasa obrolan terus berlanjut hingga masuk waktu maghrib bahkan isya, sampai akhirnya saya berpamitan sesaat menjelang keberangkatan kereta Lodaya yang akan meninggalkan Bandung.</p>
<p>***</p>
<p>Pak Syahroni yang kini bertempat tinggal di daerah Soreang, Bandung, bersama seorang istri dan ketiga anaknya itu rupanya seorang yang sederhana tapi berwawasan cukup luas. Meski sehari-harinya bertugas mengurusi dan menjaga mushola, namun beliau sering diminta untuk mengisi pengajian agama di lingkungan pegawai stasiun Bandung. Di kampungnya pun beliau membantu memberi pengajaran agama kepada sekitar 40 orang anak-anak di lingkungan rumah tinggalnya. Semuanya dilakukan semata-mata untuk tujuan ibadah tanpa berharap imbalan, alias dilakukannya dengan gratis. Di kampungnya pula pak Syahroni sering terlibat dan dipercaya mengisi kegiatan keagamaan.</p>
<p>Sudah 18 tahun pak Syahroni (kini berusia 45 tahun) menekuni pekerjaannya sebagai penjaga mushola stasiun tanpa pernah mengeluh. Tanpa gaji, tanpa honor, dan satu-satunya sumber penghasilannya adalah dari pemasukan kotak infak mushola stasiun yang dibagi dua dengan seorang teman kerjanya sesama penjaga mushola (yang juga pernah saya kenal, bernama pak Nanang). Hasil infak itu pun masih dipakai sebagiannya untuk biaya operasi mushola antara lain untuk perbaikan-perbaikan kecil, kebersihan, dsb. Bisa saya bayangkan, pasti tidak seberapa nilai &#8220;take home pay&#8221; yang bisa diperolehnya untuk menghidupi keluarganya.</p>
<p>Di balik semangatnya untuk terus ingin mengurus mushola dan menekuni pengabdian ibadahnya mengajarkan agama kepada siapapun tanpa berharap imbalan lebih, pak Syahroni memimpikan ingin pada suatu saat nanti bisa pergi menunaikan ibadah <a href="http://asrofi.web.id/tag/haji/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with haji">haji</a> ke tanah suci. Pak Syahroni menceritakan impiannya itu sambil tertawa, seolah menyadari bahwa impiannya itu memang sekedar impian yang nyaris tak mungkin bakal terwujud. Namun beliau sangat yakin bahwa jika Allah menghendaki maka tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan saking kepinginnya untuk dapat pergi ke Mekkah, tanpa ragu-ragu setiap kali membicarakan tentang ibadah <a href="http://asrofi.web.id/tag/haji/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with haji">haji</a>, dengan percaya diri pak Syahroni mengatakan kepada siapapun: &#8220;Insya Allah tahun depan saya akan pergi ke tanah suci&#8221;. Kini entah sudah tahun ke berapa kalimat itu diwiridkannya. Tapi doanya tak pernah putus.</p>
<p>Tentu saja, saya harus memberi dorongan semangat kepada beliau. Bak seorang &#8220;tukang kompor&#8221; (motivator, maksudnya), saya katakan : &#8220;Benar pak, jangan berhenti berharap dan berdoa. Insya Allah impian bapak akan terwujud. Dan, Insya Allah jika umur saya panjang, saya ingin menyaksikan bapak benar-benar berangkat ke tanah suci pada suatu saat nanti&#8221;.</p>
<p>***</p>
<p>Pengalaman sejenak bersama pak Syahroni itu saya tuliskan sebagai cersta (cerita status) di Facebook, sekedar ingin berbagi pengalaman kepada sahabat-sahabat saya di Facebook. Bunyi status saya begini:</p>
<p>Sdh 18 th ngurus mushola stasiun. Tanpa gaji ato honor, mlainkn hasil kotak infak. Pak Syahroni (45 th), asal Soreang, kpingin skali naik haji. Stiap thn mngatakn: &#8220;insya Allah thn depan ke tnh suci&#8221;. Kini entah sdh thn ke brp kalimat itu diwiridkan. Tp doanya tak pernah putus. Melihat niat tulusnya, kubilang: &#8220;Pak, insya Allah jika umur sy panjang, sy ingin mnyaksikan Bpk benar2 brngkat ke tanah suci&#8230;&#8221;. (02/08/2010)<br />
Setelah saya mem-posting status di Facebook itu, ternyata beberapa sahabat memberi respon yang di luar dugaan saya yang membuat saya merinding dan membangkitkan semangat. Beberapa sahabat malah berniat ingin menyumbangkan sejumlah dana untuk pak Syahroni. Maka kutulis cerita status berikutnya:</p>
<p>Awalnya hnya ingin sharing pngalaman &#8217;3 jam brsama sang penjaga mushola&#8217; di stasun Bandung. Pak Syahroni, pnjaga mushola itu ingin skali naik haji, tp satu2nya smber pnghasilan adlh kotak infak. Sy lalu mnjelma mnjd &#8220;tukang kompor&#8221;. Sy yakinkan: &#8220;Insya Allah, niat Bpk akn terwujud. Jngn brhenti berdoa&#8221;. Respon rekan2 sungguh mmbuat sy merinding, ketika ada 4 rekan berniat sedekah @Rp 1 juta. (03/08/2010)</p>
<p>Sebenarnya saya sendiri tidak pernah berencana membantu pak Syahroni dari sisi materi, melainkan dalam hati saya berniat membantunya dengan doa. Maka saya pun menuliskan cerita status berikutnya:</p>
<p>Msh ttg impian pak Syahroni (18 th mjd pnjaga, muadzin &amp; imam mushola stasiun Bandung) utk naik haji, sdg pnghsilannya hnya dr kotak infak. Sy tdk prnah brencana mmbantu kcuali dg doa, tdk jg prnh brniat mnggalang dana apalg jd Panitia. Tp mmbaca respon para sahabat, sy jd brgairah spt ktika mlm Jum&#8217;at tiba (utk lbh bnyak tadarus, maksudnya) &amp; adrenalin sy mningkat spt ktika mndaki gunung. (03/08/2010)</p>
<p>Siang tadi sy bicara via telp dg pak Syahroni. Trdengar dr bicaranya beliau terkejut, dgn terbata2 mngucap syukur &amp; &#8216;hatur nuhun&#8217;. Sgr akan dibuka Tabungan Haji a/n beliau, shg siapapun yg berniat sedekah utk pak Syahroni, tinggal transfer ke rek tsb (boleh jg via sy). Ini akan mnjd bukti ksungguhan seorg hamba utk mmnuhi undangan Khaliknya. Kekurangannya biar Sang Pengundang yg mnggenapi. (03/08/2010)</p>
<p>Pak Syahroni ini memang bukan apa-apa saya, selain sekedar seseorang yang baru saya kenal di stasiun Bandung. Namun semangatnya untuk bisa menunaikan ibadah haji sungguh sangat menginspirasi, bahkan di mata sahabat-sahabat saya yang tersentuh hatinya untuk berempati kepada pak Syahroni. Kemudian saya pun menuliskan cerita status berikutnya:</p>
<p>Prlu dketahui bhw pak Syahroni ini bkn apa2 sy. Ttangga bkn, famili apalg, teman jg br kenal, tinggalnya pun jauh. Tapi kesungguhan &amp; ketulusan niatnya utk pergi haji benar2 mnginspirasi sy. Klo ada yg tanya knapa mau repot2 mmbantunya? Sy tdk tahu. Smua trjd bgitu sj tnpa prnah sy rencana. Brngkali itulah jln rejeki bg pak Syahroni.. &#8220;min khoitsu laa yahtasiib (dr sumber yg tak trduga)&#8221;. (04/08/2010)</p>
<p>Hingga akhirnya atas bantuan seorang teman di Bandung, pak Syahroni telah membuka rekening Tabungan Haji. Saya tuliskan dalam cerita status saya:</p>
<blockquote><p>Mmfasilitasi semangat brsedekah rekan2 FB utk pak Syahroni, pnjaga mushola stasiun Bdg (lihat status2 sy sblmnya). <strong>Hr ini telah dibuka rekening Tabungan Haji a/n Pak Syahroni di bank <span style="color: #ff0000;">Mandiri No. Rek. 132-00-1019316-8</span>, dg setoran awal Rp 8,5 jt. Sy pesankan kpd beliau: &#8220;Jaga niat seolah2 bpk akn sgr brngkt ke tanah suci&#8230;. Tabunglah brppun rejeki yg bpk ada &amp; tdk usah dipikir kurangnya, biar Allah swt yg menggenapi&#8230;&#8221;. (09/08/2010)</strong></p></blockquote>
<p>Alhamdulillah, hingga saat ini telah terkumpul saldo sejumlah Rp 9,5 juta di rekening Tabungan Haji pak Syahroni. Memang masih jauh dari jumlah minimal yang diperlukan untuk memperoleh nomor urut daftar tunggu.</p>
<p>Ucapan terima kasih ingin saya sampaikan kepada segenap sahabat yang dengan niat tulus ikhlasnya mentransfer sejumlah dana untuk pak Syahroni. Bukan soal jumlah rupiahnya, melainkan berapapun nilai sedekah itu, insya Allah akan menjadi pembuka jalan bagi terwujudnya mimpi pak Syahroni untuk berkunjung ke tanah suci, entah kapan hal itu akan menjadi kenyataan. Semoga semua kebaikan para sahabat itu akan memperoleh balasan yang jauh lebih baik dari Allah swt. Amin.</p>
<p>NB : Jika masih ada sahabat yang ingin bersedekah untuk pak Syahroni, silakan mentransfer dananya, bisa melalui saya atau langsung ke no. rekening yang tertulis di atas dan tolong kesediannya untuk mengkonfirmasi kepada saya agar saya dapat membantu memonitornya.</p>
<p>Yogyakarta, 29 Agustus 2010<br />
Yusuf Iskandar</p>
<p><a style="color: #2a5db0;" href="http://yiskandar.wordpress.com/" target="_blank">http://yiskandar.wordpress.com</a><br />
<a style="color: #2a5db0;" href="http://madurejo.wordpress.com/" target="_blank">http://madurejo.wordpress.com</a></p>
<p>Baca juga! : <strong><a href="http://asrofi.web.id/jabon/">Jabon sebagai alternatif investasi dalam pertanian</a></strong></p>
<h2  class="related_post_title">Artikel Lain</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/" title="Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini">Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/" title="Kamera Obscura yang Mengubah Dunia">Kamera Obscura yang Mengubah Dunia</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/" title="Buang Air Kecil Yang Sehat">Buang Air Kecil Yang Sehat</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/" title="Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam">Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam</a></li></ul>
	Tags: <a href="http://asrofi.web.id/tag/haji/" title="haji" rel="tag">haji</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" title="islam" rel="tag">islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/khusnuzhon/" title="khusnuzhon" rel="tag">khusnuzhon</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/positive-thinking/" title="positive thinking" rel="tag">positive thinking</a><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamera Obscura yang Mengubah Dunia</title>
		<link>http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/</link>
		<comments>http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 05:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asrofi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan islam]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asrofi.web.id/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/' addthis:title='Kamera Obscura yang Mengubah Dunia '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk &#8221;Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.&#8221;  The Independent menyebut sekitar 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim yang mampu mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah penciptaan kamera obscura. Kamera  merupakan salah satu penemuan penting yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/' addthis:title='Kamera Obscura yang Mengubah Dunia '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p>Surat kabar terkemuka di Inggris, <em>The Independent</em> pada   edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat   menarik bertajuk &#8221;Bagaimana para inventor <a href="http://asrofi.web.id/tag/muslim/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with muslim">muslim</a> mengubah dunia.&#8221;  <em>The  Independent</em> menyebut sekitar 20 penemuan penting para ilmuwan  Muslim yang mampu  mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah  penciptaan <a href="http://asrofi.web.id/tag/kamera/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with kamera">kamera</a>  obscura.</p>
<p>Kamera  merupakan salah satu penemuan penting yang  dicapai umat  manusia. Lewat jepretan dan bidikan kamera, manusia bisa  merekam dan  mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia  hingga  galaksi di luar angkasa. Teknologi pembuatan kamera, kini  dikuasai  peradaban Barat serta Jepang. Sehingga, banyak umat Muslim  yang  meyakini kamera berasal dari peradaban Barat.</p>
<p>Jauh sebelum  masyarakat Barat menemukannya, prinsip-prinsip dasar  pembuatan kamera  telah dicetuskan seorang sarjana Muslim sekitar 1.000  tahun silam.  Peletak prinsip kerja kamera itu adalah seorang saintis  legendaris  Muslim bernama Ibnu al-Haitham. Pada akhir abad ke-10 M,   al-Haitham  berhasil menemukan sebuah kamera obscura.</p>
<p>Itulah salah satu  karya al-Haitham yang paling menumental. Penemuan  yang sangat  inspiratif itu berhasil dilakukan al-Haithan bersama  Kamaluddin  al-Farisi. Keduanya berhasil meneliti dan merekam fenomena  kamera  obscura. Penemuan itu berawal ketika keduanya mempelajari  gerhana  matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham  membuat lubang  kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi  nyata  diproyeksikan melalui permukaan datar.</p>
<p>Kajian ilmu optik berupa  kamera obscura itulah yang mendasari  kinerja kamera yang saat ini  digunakan umat manusia. Oleh kamus  Webster, fenomena ini secara harfiah  diartikan sebagai &#8221;ruang gelap&#8221;.  Biasanya bentuknya berupa kertas  kardus dengan lubang kecil untuk  masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan  Al-Haitham itu telah mengilhami  penemuan film yang kemudiannya  disambung-sambung dan dimainkan kepada  para penonton.</p>
<p>&#8220;Kamera  obscura pertama kali dibuat ilmuwan Muslim, Abu Ali  Al-Hasan Ibnu  al-Haitham, yang lahir di Basra (965-1039 M),&#8221; ungkap  Nicholas J Wade  dan Stanley Finger dalam karyanya berjudul  <em>The eye  as an optical instrument: from camera obscura to Helmholtz&#8217;s  perspective.</em></p>
<p>Dunia mengenal al-Haitham sebagai perintis di bidang optik yang  terkenal lewat bukunya bertajuk  <em>Kitab al-Manazir</em> (Buku optik).  Untuk membuktikan teori-teori dalam bukunya itu, sang fisikawan Muslim  legendaris itu lalu menyusun  <em>Al-Bayt Al-Muzlim</em> atau lebih  dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau  kamar gelap.</p>
<p>Bradley Steffens dalam karyanya berjudul  <em>Ibn al-Haytham:First  Scientist</em> mengungkapkan bahwa  <em>Kitab al-Manazir</em> merupakan  buku pertama yang menjelaskan prinsip kerja kamera obscura.  &#8220;Dia  merupakan ilmuwan pertama yang berhasil memproyeksikan seluruh  gambar  dari luar rumah ke dalam gambar dengan kamera obscura,&#8221; papar  Bradley.</p>
<p>Istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pun  diperkenalkan  di Barat sekitar abad ke-16 M. Lima abad setelah penemuan  kamera  obscura, Cardano Geronimo (1501 -1576), yang terpengaruh  pemikiran  al-Haitham mulai mengganti lobang bidik lensa dengan lensa  (camera).</p>
<p>Setelah itu,  penggunaan lensa pada kamera onscura  juga dilakukan  Giovanni Batista della Porta (1535–1615 M). Ada pula  yang menyebutkan  bahwa istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham  pertama kali  diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 &#8211; 1630 M).  Kepler  meningkatkan fungsi kamera itu dengan menggunakan lensa negatif  di  belakang lensa positif, sehingga dapat memperbesar proyeksi gambar   (prinsip digunakan dalam dunia lensa foto jarak jauh modern).</p>
<p>Setelah  itu, Robert Boyle (1627-1691 M), mulai menyusun kamera yang  berbentuk  kecil, tanpa kabel, jenisnya kotak kamera obscura pada  1665  M.   Setelah 900 tahun dari penemuan al-Haitham pelat-pelat foto  pertama  kali digunakan secara permanen untuk menangkap gambar yang  dihasilkan  oleh kamera obscura. Foto permanen pertama diambil oleh  Joseph  Nicephore Niepce di Prancis pada 1827.</p>
<p>Tahun 1855, Roger Fenton  menggunakan plat kaca negatif untuk  mengambil gambar dari tentara  Inggris selama Perang Crimean. Dia  mengembangkan plat-plat dalam  perjalanan kamar gelapnya &#8211; yang  dikonversi gerbong. Tahun 1888, George  Eastman mengembangkan prinsip  kerja kamera obscura ciptaan al-Hitham  dengan baik sekali. Eastman  menciptakan kamera kodak. Sejak itulah,  kamera terus berubah mengikuti  perkembangan teknologi.</p>
<p>Sebuah  versi kamera obscura digunakan dalam Perang Dunia I untuk  melihat  pesawat terbang dan pengukuran kinerja. Pada Perang Dunia  II  kamera  obscura juga digunakan untuk memeriksa keakuratan navigasi  perangkat  radio. Begitulah penciptaan kamera obscura yang dicapai  al-Haitham  mampu mengubah peradaban dunia.</p>
<p>Peradaban dunia modern tentu  sangat berutang budi kepada ahli  fisika Muslim yang lahir di Kota  Basrah, Irak. Al-Haitham selama  hidupnya telah menulis lebih dari 200  karya ilmiah. Semua  didedikasikannya untuk kemajuan peradaban manusia.   Sayangnya, umat  Muslim lebih terpesona pada pencapaian teknologi Barat,  sehingga kurang  menghargai dan mengapresiasi pencapaian ilmuwan Muslim  di era kejayaan  Islam.</p>
<p><strong>Sejarah Sang Penemu Kamera Obscura</strong></p>
<p><img src="http://republika.co.id/images/news/new2009/alhaitam.jpg" border="0" alt="" />Tahukah Anda, kata kamera yang digunakan saat ini berasal  dari bahasa Arab, yakni  <em>qamara</em> ?  Istilah itu muncul berkat  kerja keras al-Hatham. Bapak fisika modern  itu   terlahir dengan nama  Abu Ali al-Hasan Ibnu al-Hasan Ibnu  al-Haitham di Kota Basrah, Persia,  saat Dinasti Buwaih dari Persia  menguasai Kekhalifahan Abbasiyah.</p>
<p>Sejak kecil al-Haitham  ydikenal berotak encer. Ia  menempuh  pendidikan pertamanya di tanah  kelahirannya. Beranjak dewasa ia  merintis kariernya sebagai pegawai  pemerintah di Basrah. Namun,  Al-Haitham lebih tertarik untuk menimba  ilmu dari pada menjadi pegawai  pemerintah. Setelah itu, ia merantau ke  Ahwaz dan metropolis  intelektual dunia saat itu yakni kota Baghdad. Di  kedua kota itu ia  menimba beragam ilmu. Ghirah keilmuannya yang tinggi  membawanya  terdampar hingga ke Mesir.</p>
<p>Al-Haitham pun sempat  mengenyam pendidikan di Universitas al-Azhar  yang didirikan  Kekhalifahan Fatimiyah. Setelah itu, secara otodidak, ia  mempelajari  hingga menguasai beragam disiplin ilmu seperti ilmu falak,  matematika,  geometri, pengobatan, fisika, dan filsafat.</p>
<p>Secara serius dia  mengkaji dan mempelajari seluk-beluk ilmu optik.  Beragam teori tentang  ilmu optik telah dilahirkan dan dicetuskannya.  Dialah orang pertama  yang menulis dan menemukan pelbagai data penting  mengenai cahaya.  Konon, dia telah menulis tak kurang dari 200 judul  buku.</p>
<p>Dalam  salah satu kitab yang ditulisnya, Alhazen &#8211; begitu dunia  Barat  menyebutnya &#8211; juga menjelaskan tentang ragam cahaya yang muncul  saat  matahari terbenam. Ia pun mencetuskan teori tentang berbagai macam   fenomena fisik seperti bayangan, gerhana, dan juga pelangi.</p>
<p>Keberhasilan  lainnya yang terbilang fenomenal adalah kemampuannya  menggambarkan  indra penglihatan manusia secara detail. Tak heran, jika  &#8216;Bapak Optik&#8217;  dunia itu mampu memecahkan rekor sebagai orang pertama  yang  menggambarkan seluruh detil bagian indra pengelihatan manusia.  Hebatnya  lagi, ia mampu menjelaskan secara ilmiah proses bagaimana  manusia bisa  melihat.</p>
<p>Teori yang dilahirkannya juga mampu mematahkan teori  penglihatan  yang diajukan dua ilmuwan Yunani, Ptolemy dan Euclid. Kedua  ilmuwan ini  menyatakan bahwa manusia bisa melihat karena ada cahaya  keluar dari  mata yang mengenai objek. Berbeda dengan keduanya, Ibnu  Haytham  mengoreksi teori ini dengan menyatakan bahwa justru objek yang   dilihatlah yang mengeluarkan cahaya yang kemudian ditangkap mata   sehingga bisa terlihat.</p>
<p>Secara detail, Al-Haitham pun  menjelaskan sistem penglihatan mulai  dari kinerja syaraf di otak hingga  kinerja mata itu sendiri. Ia juga  menjelaskan secara detil bagian dan  fungsi mata seperti konjungtiva,  iris, kornea, lensa, dan menjelaskan  peranan masing-masing terhadap  penglihatan manusia. Hasil penelitian  Al-Haitham itu lalu dikembangkan  Ibnu Firnas di Spanyol dengan membuat  kaca mata.</p>
<p>Dalam buku lainnya yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris berjudul   <em>Light On Twilight Phenomena,</em> al-Haitham membahas mengenai  senja dan lingkaran cahaya di sekitar bulan dan matahari serta  bayang-bayang dan gerhana.</p>
<p>Menurut  Al-Haitham, cahaya fajar bermula apabila matahari berada di  garis 19  derajat ufuk timur. Warna merah pada senja akan hilang  apabila matahari  berada di garis 19 derajat ufuk barat. Ia pun  menghasilkan kedudukan  cahaya seperti bias cahaya dan pembalikan  cahaya.</p>
<p>Al-Haitham  juga mencetuskan teori lensa pembesar. Teori itu  digunakan para saintis  di Italia untuk menghasilkan kaca pembesar  pertama di dunia. Sayangnya,  hanya sedikit yang terisa. Bahkan karya  monumentalnya, Kitab  <em>al-Manazhir</em> , tidak diketahui lagi  keberadaannya. Orang hanya bisa mempelajari  terjemahannya yang ditulis  dalam bahasa Latin.   she/desy  susilawati/heri ruslan.</p>
<address><span style="text-decoration: underline;">Artikel ini sepenuhnya saya salin dari http://main.man3malang.com/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=2077</span></address>
<h2  class="related_post_title">Artikel Lain</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/" title="Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini">Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/teori-cinta-bagian-pertama-antara-cinta-dan-perkawinan/" title="Teori Cinta Bagian Pertama:  Antara Cinta dan Perkawinan">Teori Cinta Bagian Pertama:  Antara Cinta dan Perkawinan</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/" title="Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji">Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/" title="Buang Air Kecil Yang Sehat">Buang Air Kecil Yang Sehat</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/" title="Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam">Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam</a></li></ul>
	Tags: <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" title="islam" rel="tag">islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/kamera/" title="kamera" rel="tag">kamera</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/kemajuan-islam/" title="kemajuan islam" rel="tag">kemajuan islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/pendidikan/" title="Pendidikan" rel="tag">Pendidikan</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/tokoh-islam/" title="tokoh islam" rel="tag">tokoh islam</a><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buang Air Kecil Yang Sehat</title>
		<link>http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/</link>
		<comments>http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 19:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asrofi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[berbuat baik]]></category>
		<category><![CDATA[buang air kecil]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sembahyang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asrofi.web.id/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/' addthis:title='Buang Air Kecil Yang Sehat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Hello,  maaf sepertinya note saya kali ini judulnya agak nyeleneh&#8230; begini&#8230; Malam ini saya ga tidur karena siangnya udah tidur lama, seperti biasa melek di malam hari pasti ngalamin yang namanya kudu ke kamar mandi untuk pipis terutama kalau tinggal di pegunungan kayak saya ini (saya tingal di pegunungan Sukorejo kab. Kendal). Apa yang mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/' addthis:title='Buang Air Kecil Yang Sehat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p>Hello,  maaf sepertinya note saya kali ini judulnya agak nyeleneh&#8230;</p>
<p>begini&#8230;</p>
<p>Malam ini saya ga tidur karena siangnya udah tidur lama, seperti biasa melek di malam hari pasti ngalamin yang namanya kudu ke kamar mandi untuk pipis terutama kalau tinggal di pegunungan kayak saya ini (saya tingal di pegunungan Sukorejo kab. Kendal).</p>
<p>Apa yang mau saya ceritakan hubungannya degan pipis ini?</p>
<p>Buat orang yang beragama <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with islam">islam</a> kayak saya setelah pipis memang diharuskan membersihkan dengan air tidak boleh dengan kertas atau tisu, kecuali kepepet ga ada air sama sekali (<em>mungkin agama lain juga mengharuskan hal yang sama</em>) itu sebabnya saya lepas celana di kamar mandi.. haha.. takut kena kotoran air kencing <img src='http://asrofi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .. habis itu lagnsung di-elap pakai handuk dan kembali ke meja komputer.. hihi</p>
<p>Ooops.. malem ini ga cukup segitu, ada yang aneh malam ini di diri saya entah kenapa kok saya tiba-tiba inisiatip sekalian wudhu, tanggung kan? udah basah, sekalian aja wudhu, habis itu langsung juga <a href="http://asrofi.web.id/tag/sembahyang/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with sembahyang">sembahyang</a> sunah.. <a href="http://asrofi.web.id/tag/sembahyang/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with sembahyang">sembahyang</a> yang tidak diwajibkan..harusnya begini tuh tiap hari.. tapi kenapa jarang sekali ya punya inisiatip begini&#8230; ya begitulah katanya <strong>iman itu suka bertambah dan berkurang</strong>.. hohoho.. asal jangan sampai ilang aja ya?? hihihi..</p>
<p><a href="http://asrofi.web.id/tag/agama/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Agama">Agama</a> islam memang menyuruh umatnya sembahyang kapan saja.. tapi tidak dipaksa terus2an tar ga bisa cari makan.. yang diwajibkan cuman 5 kali aja.. Siapa sih yang ga pingin ketemu kekasihnya tiap detik? Tuhan tuh sayang banget sam kita2 Tuhan pingin kita nemui Dia tiap detiiknya, sayangnya kita sering melupakanNya&#8230;. huhu.</p>
<p>Nah saya pikir <a href="http://asrofi.web.id/tag/buang-air-kecil/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with buang air kecil">buang air kecil</a> yang baik tuh seperti yang di atas itu, buang air itu mengingatkan kita kepada Tuhan, setelah semuanya kita masukkan ke perut kita Tuhan juga udah membuat sistem di tubuh kita untuk mengeluarkannya juga.. coba kalo air kencing sama kotoran2 kita ga mau keluar? hayoo&#8230; takuutt.</p>
<h2  class="related_post_title">Artikel Lain</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/" title="Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini">Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/" title="Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji">Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/" title="Kamera Obscura yang Mengubah Dunia">Kamera Obscura yang Mengubah Dunia</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/" title="Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam">Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam</a></li></ul>
	Tags: <a href="http://asrofi.web.id/tag/agama/" title="Agama" rel="tag">Agama</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/berbuat-baik/" title="berbuat baik" rel="tag">berbuat baik</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/buang-air-kecil/" title="buang air kecil" rel="tag">buang air kecil</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" title="islam" rel="tag">islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/sembahyang/" title="sembahyang" rel="tag">sembahyang</a><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam</title>
		<link>http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/</link>
		<comments>http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 21:29:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asrofi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[islam di barat]]></category>
		<category><![CDATA[islam di eropa]]></category>
		<category><![CDATA[islam di Jerman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asrofi.web.id/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/' addthis:title='Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Menteri Dalam Negeri Jerman Wolfgang Schrauber mengatakan, pihaknya menyerukan dan akan mengusahakan pengakuan negara Jerman terhadap agama Islam sebagai agama resmi negara, serta memberikan hak-hak kepada organisasi-organisasi Islam di negeri itu setara dengan organisasi Gereja Katolik dan Protestan. Menteri Schrauber juga menyampaikan permohonan maafnya kepada umat Islam Jerman karena pihaknya luput mengundang perwakilan dari pihak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/' addthis:title='Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p>Menteri Dalam Negeri Jerman Wolfgang Schrauber mengatakan, pihaknya menyerukan dan akan mengusahakan pengakuan negara Jerman terhadap agama Islam sebagai agama resmi negara, serta memberikan hak-hak kepada organisasi-organisasi Islam di negeri itu setara dengan organisasi Gereja Katolik dan Protestan.</p>
<p>Menteri Schrauber juga menyampaikan permohonan maafnya kepada umat Islam Jerman karena pihaknya luput mengundang perwakilan dari pihak Muslim Jerman untuk mengikuti perayaan 60 tahun didirikannya Jerman Modern dan disahkannya Undang-undang negera tersebut, yang digelar pada hari Selasa (23/6) kemarin.</p>
<p>Schrauber menegaskan, dirinya berharap keluputan tersebut tidak akan terulang kembali di masa-masa mendatang.</p>
<p>Dalam wawancaranya dengan salah satu surat kabar yang terbit di Berlin pada Rabu (24/6) kemarin, Schrauber menyatakan jika berkurangnya undang-undang yang dipandang diskriminatif terhadap Islam dan berkurangnya animo penolakan masyarakat terhadap keberadaan Islam dan rumah ibadahnya di Jerman menunjukan kian terkikisnya Islamopobhia dalam masyarakat Jerman.</p>
<p>Meski kini dipimpin oleh Kanselir dari sayap kanan Kristen, namun Jerman terbilang sebagai negara Barat-Eropa yang paling giat mengkampanyekan dialog antara peradaban Jerman-Islam. (L2/db)</p>
<p>diambil sepenuhnya dari &#8220;http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-<a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with islam">islam</a>.htm&#8221;</p>
<ul>
<li><a href="http://asrofi.web.id/peneliti-dan-mantan-tahanan-membeberkan-kekejaman-penjara-zionis-israel/">Peneliti dan Mantan Tahanan Membeberkan Kekejaman Penjara Zionis-Israel</a></li>
<li><a href="http://asrofi.web.id/darul-amanah/">Darul Amanah</a></li>
<li><a href="http://asrofi.web.id/mlm-multi-level-marketing/">Multi Level Marketing (MLM)</a></li>
</ul>
<h2  class="related_post_title">Artikel Lain</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://asrofi.web.id/saya-tunduk-kepada-tuhan-yang-menciptakan-dunia-ini/" title="Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini">Saya tunduk kepada Tuhan yang menciptakan dunia ini</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/sang-penjaga-mushola-yang-ingin-naik-haji/" title="Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji">Sang Penjaga Mushola Yang Ingin Naik Haji</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/kamera-obscura-yang-mengubah-dunia/" title="Kamera Obscura yang Mengubah Dunia">Kamera Obscura yang Mengubah Dunia</a></li><li><a href="http://asrofi.web.id/buang-air-kecil-yang-sehat/" title="Buang Air Kecil Yang Sehat">Buang Air Kecil Yang Sehat</a></li></ul>
	Tags: <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam/" title="islam" rel="tag">islam</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam-di-barat/" title="islam di barat" rel="tag">islam di barat</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam-di-eropa/" title="islam di eropa" rel="tag">islam di eropa</a>, <a href="http://asrofi.web.id/tag/islam-di-jerman/" title="islam di Jerman" rel="tag">islam di Jerman</a><br />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asrofi.web.id/mendagri-jerman-serukan-pengakuan-resmi-atas-agama-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

